BLOG INI BERTUJUAN UNTUK MENSUKSESKAN PEMILU 2009 DENGAN MENGAJAK CALON PEMILIH UNTUK MEMILIH SECARA CERDAS DI PEMILU 2009

Sejak Kemerdekaan tahun 1945, Indonesia telah melewati berbagai macam pemilu. Berikut adalah pemilu - pemilu yang pernah di laksanakan di Indonesia.

* Pemilu tahun 1955
* Pemilu tahun 1971
* Pemilu tahun 1977 - 1997
* Pemilu tahun 1999
* Pemilu tahun 2004

Pemilu Legislatif akan dilaksanakan pada hari kamis,9 April 2009

Did you get my invite?


Add Friend Request from Jhoos.com for iendonesia Muslim Jepara wants to be your friend

iendonesia
Do you want to add to your friends network ?
 
Click here to accept iendonesia as a friend
Accept
   Click here to reject friend request
Reject
Privacy Policy  Unsubscribe  Terms and Conditions

Informasi Parta Peserta Pemilu

Silahkan klik gambar, untuk informasi partai peserta. Thanks to detiknews.com

Anas Urbaningrum Jelaskan Sistem Pemilu 2009

anas_andi_m.jpgKetua Bidang Politik DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjelaskan sejumlah hal terkait tata cara Pemiliah Umum 2009 di hadapan sejumlah kader Partai Demokrat di sekretarit Bidang Politik DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa, (1/4). Selain Anas, tampil juga kader Partai Demokrat yang juga juru bicara Presiden Dr Andi Alfian Mallarangeng dan Direktur Friedrich Naumann Stiftung (FNS) Indonesia Dr Rainer Haufer.


Secara garis besar, ada empat hal yang dijelaskan. Yaitu,  ukuran daerah pemilihan, tata cara pencalonan, tata cara pemberian suara, dan tata cara penetapan pemenang, termasuk pembagian kursi dan penetapan calon terpilih. "Untuk DPR ukuran daerah pemilihan (dapil) diperkecil menjadi 3–10 kursi. Untuk DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota ukuran dapil tetap 3–12. Untuk DPR sudah ditetapkan dapil baru sebanyak 77 dapil. Ini melebihi jumlah dapil pada Pemilu 2004 sebanyak 69. Sedangkan untuk DPRD ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum," kata Anas.

Sementara itu Andi Mallarangeng mengatakan, para kader Partai Demokrat di daerah terus melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan guna kemajuan partai. "Rekan-rekan di daerah yang belum melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan, maka sudah saatnya melakukan konsolidasi. Semua kecamatan harus segera lakukan konsolidasi," ujar Andi Mallarangeng kepada  situs web Demokrat.

Pada kesempatan itu, Rainer Haufer menjelaskan pelaksanaan Pemilu di Jerman. Di Jerman, jelas Rainer, partai politik memperoleh kursi sesuai dengan jumlah suara yang diperolehnya. Acara yang berlangsung lancar tersebut dipandu kader Partai Demokrat Frederikus Lusti Tulis selaku moderator. Sejumlah peserta antusias mengajukan pertanyaan kepada para pembicara. (Ansel)

KPU : Tahapan Pilpres Tepat Waktu

Komisi Pemilihan Umum tidak akan memundurkan tahapan pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) 2009, sehingga pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih bisa dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2009 seperti yang dijadwalkan.

Jaminan KPU tersebut ditegaskan anggotanya, Abdul Aziz selepas rapat pleno KPU di Jakarta, Selasa 6 Januari 2009, kepada pers di Jakarta.

"Tidak ada niat untuk memundurkan tahapan pemilu presiden dan wakil presiden," katanya seperti dikutip LKBN Antara.

Menurut Aziz, KPU telah menyiapkan sejumlah peraturan mengenai jadwal pilpres. Sedangkan pembahasannya direncanakan dilaksanakan pada minggu ini juga.

Sementara itu, Anggota KPU Andi Nurpati mengatakan dalam pembahasan peraturan tentang pilpres tersebut, KPU perlu menyesuaikan peraturan perundang-undangan yang satu dengan yang lain.

Nurpati mencontohkan dalam penyelesaian sengketa pemilu legislatif, KPU perlu menyesuaikan dengan Undang-Undang tentang Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam UU MK tersebut menyebutkan penyelesaian sengketa pemilu legislatif dilaksanakan paling lambat 30 hari kerja.

Menurut Nurpati, perlu ada koordinasi baik antara KPU dengan MK mengenai waktu penyelesaian sengketa sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tahapan pilpres.

KPU, kata Nurpati, harus menaati pelaksanaan tahapan pilpres sesuai Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilu presiden dan wakil presiden.

"Kita akan koordinasi dengan MK. Mudah-mudahan ada kesepakatan antara KPU dan MK tentang waktu penyelesaian sengketa pemilu legislatif," katanya.

Andi juga mengakui tidak tertutup  kemungkinan ada banyak kasus sengketa pemilu legislatif 2009 yang akan diajukan ke MK. Sengketa ini sebaiknya dapat diputus kurang dari 30 hari kerja sehingga tidak mempengaruhi pelaksanaan tahapan pilpres.

Tujuan Blog :

BLOG INI BERTUJUAN UNTUK MENSUKSESKAN PEMILU 2009 DENGAN MENGAJAK CALON PEMILIH UNTUK MEMILIH SECARA CERDAS DI PEMILU 2009

Sejak Kemerdekaan tahun 1945, Indonesia telah melewati berbagai macam pemilu. Berikut adalah pemilu - pemilu yang pernah di laksanakan di Indonesia.

* Pemilu tahun 1955
* Pemilu tahun 1971
* Pemilu tahun 1977 - 1997
* Pemilu tahun 1999
* Pemilu tahun 2004

Pemilu Legislatif akan dilaksanakan pada hari kamis,9 April 2009

Peserta Pemilu 2009

Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (9/7) di Jakarta, melakukan undian nomor urut partai politik yang akan digunakan dalam Pemilu 2009.
Berikut ini urutannya:

1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Karya Peduli Bangsa
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4. Partai Peduli Rakyat Nasional.
5. Partai Gerakan Indonesia Raya
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari Bangsa
19. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama
~no urut 35 s/d no urut 40 merupakan no urut partai
politik local di NAD dan hanya berpartisipasi di Aceh~
41. Partai Merdeka
42. Partai Persatuan Nahdlatul Umat Indonesia
43. Partai Sarikat Indonesia
44. Partai Buruh

Dan berikut ini daftar situs web Partai-Partai Politik peserta Pemilu 2009:

http://www.hanura.com/
http://www.pkpb.net/
http://www.partai-ppi.com/
http://www.partaigerindra.or.id/
http://www.barnas-pku.com/
http://www.pk-sejahtera.org/
http://www.amanatnasional.net/
http://www.partai-pib.or.id/
http://www.partai-kedaulatan.org/
http://www.partaipersatuandaerah.com/
http://www.dpp-pkb.org/
http://www.partaipemudaindonesia.or.id/
http://www.pdp.or.id/
http://www.partaikaryaperjuangan.org/
http://www.pmb.or.id/
http://www.pdk.or.id/
http://www.golkar.or.id/
http://www.ppp.or.id/
http://www.partaidamaisejahtera.com/
http://www.pbb-info.com/
http://www.pdiperjuangan.com/
http://www.pbr.or.id/
http://www.demokrat.or.id/
http://www.republikan.or.id/

Meskipun Ada Kompetisi Menjelang Pemilu, Tapi Jangan Memutus Tali Silaturahmi

Presiden SBY hari  Selasa (30/12) pagi  menghadiri Tabligh Akbar untuk menyambut 1 Muharam 1430 H, di Masjid Istiqlal, Jakarta. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY hari Selasa (30/12) pagi menghadiri Tabligh Akbar untuk menyambut 1 Muharam 1430 H, di Masjid Istiqlal, Jakarta. (foto: anung/presidensby.info)

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilihan Umum tahun 2009 mendatang, dan melaksanakannya dengan penuh tanggung. Jangan sampai terjadi, kompetisi yang terjadi lima tahun sekali ini, merusak semuanya, sendi-sendi persaudaraan dan tali silaturahmi. Ajakan dan harapan itu disampaikan Presiden hari Selasa (30/12) pagi, di Masjid Istiqlal Jakarta, pada acara Tabligh Akbar menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1430 H.

"Mari kita jalankan dan kita sukseskan dengan penuh tanggung jawab, demokrasi politik dan Pemilu tahun 2009 mendatang itu dengan penuh amanah. Meskipun ada kompetisi diantara kita, dan itu wajar dalam sebuah demokrasi, tapi jangan pernah memutus tali silaturahim. Jangan! Persaudaraan kita insya Allah abadi, sesama umat Islam, sebangsa dan se tanah air," ujar SBY. "Ketika kita berdemokrasi melaksanakan pemilihan umum mari kita jaga ketentraman dan keamanan masyarakat kita," tambahnya.

Dikatakan, pemilu harus bisa dilaksanakan dalam suasana yang damai, yang teduh, yang melahirkan keamanan dan ketentraman, sehingga semua memandang bahwa pemilihan umum itu mendatangkan kebaikan, dan bukan sebaliknya ."Mari kita menghindarkan diri dan mencegah cara-cara dan tindakan-tindakan yang tidak terpuji. Jangan untuk mencapai tujuan, kita menghalalkan segala cara. Itu bukan jalan yang islami, bukan jalan yang penuh dengan nilai-nilai peradaban yang baik. Dan mari kita cegah dan hindari fitnah dan kekerasan," kata SBY.

Pada acara Tabligh Akbar di Masjid Istiqlal menyambut tahun baru Islam ini, Presiden didampingi Ibu Negara, dan hadir pula hampir seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu serta Duta Besar negara-negara sahabat.